Video of the day

Utama

CARA MENGHINDARI DOSA

Sunday, March 29, 2009

1. Anggaplah besar dosamu.
Abdullah bin Mas’ud Ra berkata, “orang beriman melihat dosa-dosanya seolah-olah IA duduk di bawah gunung, IA takut gunung tersebut menimpanya. Sementara orang yang fajir (suka berbuat dosa) dosanya seperti lalat yang lewat diatas hidungnya.”

2. Janganlah meremehkan dosa.
Rasulullah SAW bersabda, “ Janganlah kamu meremehkan dosa, seperti kaum yang singgah di perut lembah. Lalu seseorang datang membawa ranting Dan seorang lainnya lagi datang membawa ranting sehingga mereka dapat menanak roti mereka. Kapan saja orang yang melakukan suatu dosa menganggap remeh suatu dosa, maka itu akan membinasakannya.” (HR Ahmad dengan sanad yang hasan)

3. Janganlah muhajarah (menceritakan dosa)
Rasulullah SAW bersabda: “ semua umatku dimaafkan kecuali muhajirun (orang yang berterus terang). Termasuk muhajarah adalah seseorang yang melakukan suatu amal (keburukan) pada malam Hari kemudian pada pagi harinya IA membeberkannya, padahal Allah telah menutupinya, IA berkata, “wahai fulan, tadi malam aku telah melakukan demikian Dan demikian.” Pada malam harinya Tuhannya telah menutupi kesalahannya tetapi pada pagi harinya IA membuka tabir Allah yang menutupinya.” (HR Bukhari Dan Muslim)

4. Taubat nasuha yang tulus
Rasulullah SAW bersabda, “Allah lebih bergembira dengan taubat hamba-Nya tatkala bertaubat daripada seorang diantara kamu yang berada di atas kendarannya di padang pasir yang tandus. Kemudian kendaraan itu hilang darinya, padahal di atas kendaraan itu terdapat makanan Dan minumannya. Ia sedih kehilangan hal itu, lalu IA menuju pohon Dan tidur di bawah naungannya dalam keadaan bersedih terhadap kendaraannya itu. Saat IA dalam keadaan seperti itu tiba-tiba kendaraannya muncul di dekatnya, lalu IA mengambil tali kendalinya.
Kemudian IA berkata karena sangat bergembira, “Ya Allah Engkau adalah hambaku Dan aku adalah Tuhanmu. Ia salah ucap karena sangat bergembira. “
(HR Bukhari Dan Muslim)

5. Jika dosa berulang, maka ulangi bertaubat.
Ali bin Abi Thalib Ra. Berkata, “Sebaik-baik kalian adalah setiap orang yang diuji (dengan dosa) IA bertubat. Ditanyakan, “Jika IA mengulangi lagi?” Ia menjawab, “Ia beristighfar kepada Allah DA bertubat.” Ditanyakan, “Jika IA kembali berbuat dosa?”
Ia menjawab, “Ia beristighfar kepada Allah Dan bertaubat.” Ditanyakan lagi “Sampai kapan?” Dia menjawab, “ Sampai setan berputus ASA.”

6. Jauhi faktor-faktor penyebab kemaksiatan.
Orang yang bertubat harus menjauhi situasi Dan kondisi yang biasa IA temui pada saat melakukan kemaksiatan serta menjauh darinya secara keseluruhan Dan sibuk dengan selainnya.
Rasululah SAW beristighfar kepada Allah dalam sehari lebih dari 70 kali ( dalam hadits lain 100 kali)

7. Melakukan kebajikan setelah keburukan
Rasulullah SAW bersabda, “Bertakwalah kepada Allah di mana saja kamu berada, Dan iringilah keburukan dengan kebajikan maka kebajikan itu akan menghapus keburukan tersebut, serta perlakukanlah manusia dengan akhlak yang baik.” (HR Ahmad Dan Tirmidzi menilai hadits ini hasan sahih)

8. Merealisasikan tauhid
Rasulullah SAW bersabda, “Allah ‘azza WA jalla berfirman (dalam hadits qudsi), ‘Barangsiapa yang emlakukan kebajikan maka IA mendapatlan pahala sepuluh kebajikan Dan Aku tambah Dan barangsiapa yang melakukan keburukan, maka balasannya satu keburukan yang sama, atau diampuni dosanya. Barangsiapa yang mendekat kepadaKu sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya sehasta Dan barangsiapa yang mendekat kepadaKu sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa, barangsiapa yang datang kepadaKu dengan berjalan, maka Aku datang kepadanya dengan berlari. Barangsiapa yang menemuiku dengan dosa sepenuh bumi tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, maka Aku menemuinya dengan maghfirah yang sama.” (HR Muslim Dan Ahmad)

9. Jangan berpisah dengan orang-orang yang baik

*
Persahabatan dengan orang-orang baik adalah amal shalih
*
Mencintai orang-orang shalih menyebabkan seseorang bersama mereka, walaupun IA tidak mencapai kedudukan mereka dalam amal
*
Penyesalan Dan penderitaan karena melakukan kemaksiatan hanya dapat dipetik dari persahabatan yang baik


10. Jangan cela orang lain karena perbuatan dosanya
Rasulullah SAW menceritakan kepada para sahabat bahwasanya seseorang berkata, “Demi Allah, Allah tidak akan mengampuni si fulan.” Allah SWT berkata, “Siapakah yang bersumpah atas namaKu bahwa Aku tidak mengampuni si Fulan? Sesungghnya Aku telah mengampuni dosanya Dan Aku telah menghapus amalnya.” (HR Muslim)

0 comments:

Post a Comment

 
Gratis Downlaod untuk Semua | Rearrange by ANAMUXLIM ©2010